Panen Padi Dimulai, Pemerintah Harus Pastikan Serap Gabah Agar Harga Tak Turun

MEDAN – Sumatera Utara (Sumut) sudah memasuki musim panen padi di Januari (2025) ini. Sejumlah petani di wilayah Kabupaten Deli Serdang maupun Serdang Bedagai sudah mulai memanen padi.

Panen di awal tahun 2025 ini menyisahkan sejumlah kekuatiran para petani. Diantaranya harga gabah yang berpeluang turun disaat musim panen tiba. Meskipun pemerintah telah memberikan jaminan bahwa HPP (harga pembelian pemerintah) untuk gabah kering panen (GKP) di angka 6.500 per Kg.

Namun ditengah program beras bantuan pemerintah yang didistribusikan ke masyarakat. Ditambah dengan keterbatasan kemampuan kilang dalam menyediakan stok gabah di gudang. Membuat harga jual beras sulit untuk naik, dan kerap terjadi penumpukan jumlah stok gabah di petani yang berpeluang menekan harga gabah itu sendiri.

“Sejauh ini, harga gabah kering giling di level petani berada dikisaran 7.500 per Kg di Deli Serdang. Atau masih mampu mengakomodir jika harga gabah kering panen (GKP) di level 6.500. Sementara itu, panen puncak diproyeksikan akan terjadi pada bulan Februari. Dimana saat itu, ada potensi harga GKP mengalami tekanan. Dan tentunya berpeluang dibawah HPP pemerintah,” kata Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benyamin, Kamis (23/1/2025) di Medan.

Jadi, menurutnya, pemerintah harus bisa berada di pasar untuk memastikan bahwa harga gabah tidak turun di bawah HPP. Bisa dilakukan dengan beberapa cara, yakni menyerap gabah petani yang bisa diikuti dengan menekan distribusi beras Bulog di pasar. Karena tidak memungkinkan seandainya program penyaluran beras bantuan sosial ditiadakan karena sudah diprogramkan.

“Menjaga harga gabah petani ini akan menjadi kabar baik buat petani kita. Nilai tukar petani setidaknya bisa dipertahankan dan tidak turun di bawah level 100. Karena disaat daya beli petani terganggu ini bisa berakibat fatal bagi kemungkinan harg aberas yang lebih mahal di masa yang akan datang,” ucapnya menutup.(red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *